Serial Peaky Blinders Tamat Pada Musim Keenam

serial-peaky-blinders-tamat-pada-musim-keenam

Serial Peaky Blinders Tamat Pada Musim Keenam – Serial Peaky Blinders yang tayang di layanan streaming Netflix bakal tamat pada musim keenam. Kabar berikut disampaikan Steven Knight selaku kreator Peaky Blinders dalam sebuah pernyataan.

Serial Peaky Blinders Tamat Pada Musim Keenam

serial-peaky-blinders-tamat-pada-musim-keenam

chandigarhchoice.com – Peaky kembali dan dengan bekerja keras. Setelah penundaan mengolah yang dipaksakan karena pandemi Covid-19, kami mendapati keluarga dalam bahaya dan resikonya tidak dulu setinggi ini,” kata Knight seperti dilansir EW.

Ia melanjutkan, “Kami yakin ini bakal jadi serial terbaik dari seluruhnya dan yakin bahwa pengagum kami yang luar biasa bakal menyukainya. Ketika serial televisi bakal berakhir, cerita bakal berlanjut dalam wujud lain.”

Sebelumnya, mengolah musim keenam Peaky Blinders sudah dimulai awal th. 2020 lalu. Namun, mengolah terpaksa ditunda lantaran pandemi virus corona yang melanda dunia.

Peaky Blinders sendiri merupakan serial adaptasi dari perihal nyata. Tajuk serial ini termasuk disita dari nama geng mafia yang tumbuh di Birmingham, Inggris, pada medio 1890-an.

Geng yang dikerjakan keluarga Shelby ini dulu menguasai kawasan Birmingham di era peralihan dari Perang Dunia I menjelang Perang Dunia II, identik seperti yang diceritakan dalam serial.

Dalam serial, Thomas Shelby dengan sebutan lain Tommy yang memimpin Peaky Blinders diperankan Cillian Murphy. Ia termasuk tampil di panggung politik dan memiliki hubungan yang benar-benar dekat dengan pemerintahan Inggris.

Sutradara Peaky Blinders, Anthony Byrne, membocorkan adegan awal yang bakal terhubung musim keenam. Dalam wawancara dengan Digital Spy, ia menjelaskan bahwa cerita musim keenam bakal segera melanjutkan musim kelima.

Pada akhir musim kelima, Tommy nampak berada di lapangan dekat rumahnya yang dipenuhi kabut. Ia nampak stres karena gagal melaksanakan sesuatu yang ia rencanakan sembari menodongkan pistol ke kepala sendiri.

“Gambar pertama yang bakal kalian menyaksikan adalah lapangan itu. Tommy menodongkan pistol ke kepala. Kemudian, kami bakal melanjutkan (cerita) dari situ. Kami selesaikan moment luar biasa itu. Sangat bagus,” kata Byrne.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *